Langsung ke konten utama

Aku sedang sayang sama kamu

Hai,

Rasanya, tak terasa.  Tak tau terasa atau tidak.  Aku bingung sendiri dengan pernyataan barusan.  Tapi, yang ingin ku katakan, terasa sekali perubahan yang ada pada diriku sekarang.  Setelah bertemu denganmu.  Yang tidak terasa itu waktu.  Satu tahun lalu tepatnya, aku menyatakan cinta padamu.  Lalu kini hatiku sudah benar-benar mantap padamu.  Walaupun aku belum mengetahui bagaimana hatimu. 

Beberapa terjal aku lewati dengan kebodohan, hingga membuat hatimu padaku tak lagi menimbulkan kesan.  Sepertinya. 

Tapi tak apa, aku merasa, bersama terus denganmu akan membuatku jadi lebih baik.  Jadi pribadi yang nantinya akan aku butuhkan.

Walaupun aku belum tau pada siapa hatimu tertuju.  Aku sudah mantap denganmu.  Walau pada akhirnya bukan aku yang kau pilih, setidaknya aku ingin terus berada disampingmu sampai nantinya kau putuskan untuk menaruh hatimu untuk siapa. 

Aku sayang sama kamu, dan arti sayang yang aku rasakan saat ini lebih dari sekedar ingin memiliki.  Arti sayang ini luas.  Melihatmu tersenyum, memastikan kamu tidak apa-apa, menjadi telinga di setiap keluh kesah, menjadi penasihat baik yang mungkin mempengaruhi kamu dalam pengambilan keputusan.  Aku ingin menjadi bagian-bagian itu.  Itulah arti sayang yang sedang aku rasakan.  Tak apa bukan aku yang kau pilih sekarang.  Tapi yang pasti, aku sedang sayang kamu.  Rasanya lega sekali melihat kamu bahagia. 

Jadi biarkan aku mendampingimu, menjadi teman, sahabat, atau apapun.  Biarkan aku sayang padamu.  Sembari memantaskan diri, aku juga akan terus bertumbuh.  Biar ketika kau benar-benar memilihku.  Aku sudah layak mendampingimu.  Sekali lagi, aku sedang sayang padamu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita kita dulu di Sekolah Dasar

Awal cerita ini terjadi pas kelas 5 Sd, gue yang tadinya sekolah di pinggiran Jakarta dipindahin ke Tengah biar gak jatoh.  Disekolah baru gue ini agak pemalu, yaa namanya ketemu temen dan semua yang apa apa baru pasti ngerasa asing karna belom biasa sama semuanya.  Gue jalan dari rumah ke sekolah dan sampe dehh.  Bel sekolah berbunyi dan hari pertama gue disekolah baru, pas duduk gue ditaro di tempat paling depan gitu duduk sebelahan sama yang namamya Ipang.     Sebelum pelajaran dimulai gue disuruh memperkenalkan diri di depan kelas, langsung gue maju buat ngenalin diri "Hallo , nama saya Arya Dahan Jaka biasa dipanggil arya , saya pindahan dari SD di pinggiran Jakarta yang tak ingin disebutkan namanya "      Begitu pelajaran dimulai gue bingung apa apa gak ada yang masuk otak, bingung liat guru bingung liat temen gue yang ngeliatin gue mulu.  Hari terasa menegangkan ditempat baru, rasanya kaya di kelilingin Avengers gara gara...

Sikap Jomblo terhadap lirik lagu Banda Neira - Sampai Jadi Debu

Jika engkau mempunyai kekasih, maka lagu ini adalah lagu yang akan membuat anda menangis karna begitu romantis.  Tetapi jika anda seorang jomblo, maka lagu ini adalah lagu yang akan membuat anda menangis karna begitu KASIAN ANDA HAHAHAHA.  Eh gua kan jomblo ya ngapain ngeledek orang. Oke balik lagi ke pembahasan yaitu lagu Banda neira yang berjudul Sampai jadi debu.  Saya menyukai musik-musik indie seperti Banda Neira.  "Banda Neira adalah proyek iseng bertanggung jawab duo Ananda Badudu dan Rara Sekar. Dengarkan musik kami di soundcloud.com/bandaneira Sedikit tentang Banda Neira Ada kata yang melulu diulang dalam setiap penjelasan profil Banda Neira: Iseng, nekat, kurang persiapan, tinggal beda pulau, dan tak bakal ada yang dengar. Tanpa dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangi, memang seperti itulah adanya Banda Neira. Awalnya band (keukeuh tak mau disebut duo) ini cuma proyek iseng belaka." Dikutip dari tumblr dibandaneira Dari awal kita akan mendengarkan musi...

I

            Ketakutan, kegelisahan, amarah, tidak percaya diri.  Semua hal-hal yang muncul ketika suatu hal terjadi atau sebelum hal itu terjadi.  Semua hal itu selalu muncul dalam bentuk kepribadian yang lain secara sesaat.  Dunia seringkali menjadi kambing hitam ketika harapan tidak sesuai kenyataan.  Alih-alih membenarkan diri, situasi justru dipenuhi dengan keegoisan.   Ketika beranjak dewasa, hal-hal buruk terjadi dan keegoisan tersebut muncul kembali.  Entah jadi lebih buruk atau lebih baik ketika hal buruk tersebut muncul dan mampu dikendalikan.  Pertanyaan tentang ‘kenapa’ muncul di kepala menghantui.  Bertanya tentang penyebab hal buruk tersebut selalu muncul.  Lalu kilas balik hidup sejak kecil muncul, tentang hal-hal buruk yang pernah di alami sejak kecil.  Berusaha memahami namun tak kunjung paham.  Berusaha sembuh sampai sekarang.  Entah kurang kasih sayang, atau kekuatan finansial, at...